andi samsul kjbc andi samsul kjbc Author
Title: INILAH 5 NEGARA TARGET ISIS
Author: andi samsul kjbc
Rating 5 of 5 Des:
Reuters Seorang pejuang Negara Islam (ISIS) memegang bendera ISIS dan senjata di Mosul, Irak.  KJBCNews.com, JAKARTA -   Sekelompo...
Selanjutnya Lima Negara Ini Target Serangan ISIS, Termasuk Indonesia
Reuters
Seorang pejuang Negara Islam (ISIS) memegang bendera ISIS dan senjata di Mosul, Irak. 
KJBCNews.com,JAKARTA - Sekelompok peretas (hacker) anonim membeberkan rencana serangan ISIS di lima negara.
Lima negara yang menjadi bidikan serangan ISIS adalah Indonesia, Italia, Amerika Serikat, Lebanon dan Prancis. Serangan bakal dilakukan serentak pada Minggu (22/11).
International Business Times melaporkan kelompok peretas anonim ini menamakan diri OpParisIntel. Mereka mengklaim berhasil meretas dan menemukan rincian rencana serangan ISIS.
"Tujuan serangan ISIS itu adalah untuk memastikan bahwa seluruh dunia, atau setidaknya orang-orang yang pergi ke acara ini tahu bahwa benar-benar ada ancaman dan serangan yang mereka lakukan," tulis International Business Times.
Laporan International Business Times menyebut, acara One Day One Juz (ODOJ) yang diselenggarakan di Masjid Al Jihad di Indonesia, menjadi sasaran operasi.
Serangan dilakukan saat komunitas ODOJ menggelar acara di Karawang, Jawa Barat kemarin.
Kabar itu lalu disikapi Panitia One Day One Juz di masjid Al Jihad, Karawang, Jawa Barat. Mereka lalu meminta pengamanan pihak terkait untuk mengantisipasi acara yang berlangsung selama lima jam sejak pukul 07.30 Wib.  
"Acara sudah selesai, Alhamdulillah lancar. Tinggal pada pulang," kata Deni, Ketua Dewan Pengurus ODOJ area Karawang.
Menurutnya, ratusan petugas kepolisian dari Polres Karawang mengawal acara hingga selesai. Rencana serangan tidak terbukti hingga acara berakhir.
"Jumlah pesertanya ada 600 orang dari Bekasi, Bogor, Bandung, dan warga Karawang. One Day One Juz ini program besar kami," ucapnya.
Di negeri Uwak Sam, temuan hacker Anonymous disikapi serius penyelenggara acara hiburan gulat WWE Survivor di Atlanta, Amerika Serikat.
CBS News melaporkan, acara yang digelar di Philips Arena dipantau FBI. Biro investigasi federal itu menanggapi potensi ancaman serius.
"FBI sudah mewaspadai laporan ancaman teror, termasuk di Atlanta Georgia. Kami menganggap semua ancaman serius, namun sampai saat ini belum mendapat informasi kredibel yang spesifik soal serangan," ucap agen FBI yang bertanggung jawab di Atlanta, J Britt Johnson.
Bukan hanya itu, WWE pun angkat suara perihal laporan ancaman ISIS tersebut.
"WWE Survivor Series berjalan sesuai yang dijadwalkan, sambil proses penyelidikan oleh aparat lokal, negara bagian dan federal tetap berjalan," demikian pernyataan WWE.
Acara WWE berlangsung pada pukul 18.00 waktu setempat. Lantaran ancaman tersebut, penyelenggara meminta pengunjung datang 45 menit sebelum acara dimulai.
Sejak serangan mematikan di Paris pada Jumat lalu, Belgia kian meningkatan peringatan teror ke tingkat tertinggi. Apalagi, disebut-sebut terduga pelaku serangan Paris, Abdeslam kembali ke kampung halaman di daerah Brussels.
"Ancaman sudah dekat, tepat, kita sedang berbicara tentang kemungkinan serangan oleh beberapa individu bersenjata berat, jelas-jelas secara paralel kita mencari satu atau lebih individu dengan senjata dan bahan peledak," ucap Wakil Perdana Menteri Dider Reynders kepada ABC news.
Peringatan teror di Brussels berada di tingkat empat. NATO menengarai, naiknya tingkat pengamanan di Brussels menyusul serangan teroris.
NATO pun memperingatkan petugas dan keamanan menghindari angkutan umum dan lokasi pertemuan.
"Kami tetap waspada dan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk menjamin keamanan staf dan tempat kami," ungkapnya. (tribunnews/mal/dtc)dikutip-Bangkapos.com

Advertisement

Post a Comment

 
Top