KJBCNews.com,KONAWE - Nasib 136 buruh bangunan pasar Kapita Lau Dalami Kecamatan Sampara Kabupaten Konawe benar-benar memilukan. Kontraktor pemenang tender proyek tersebut ternyata pernah menipu dengan memberi para pekerja sebuah cek kosong untuk pembayaran upah.
Cerita itu diungkapkan ketua tim kerja pasar Sampara, Harun Sugianto. Pria tersebut mengungkapkan, 136 perkerja termasuk dirinya mulai mengerjakan proyek tersebut sejak 21 September 2015 lalu. Harun ketika itu ditunjuk oleh H. Andi Faried Sallatang selaku Direktur PT. Karya Pembangunan Rezky sebagai pemenang tender proyek senilai 9,45 milliar itu.
Harun menerangkan, saat pengerjaan pasar berlangsung kerap terjadi keterlambatan pembayaran. Mulai dari pembayaran gaji tim kerja, tukang dan hutang material. Akibatnya, sering terjadi mogok kerja. Namun pihak perusahaan selalu meyakinkan bahwa dana masih ada.
"Keterangan itu juga diperkuat oleh salah satu staf Disperindag Konawe, selaku penyedia. Katanya, masih ada sisa dana dari pihak kontraktor yang belum dicairkan," jelasnya.
Atas dasar itu lanjut Harun, ia dan para buruh kembali turun kerja. Namun menjelang akhir pengerjaan bangunan, kembali terjadi keterlambatan pendanaan dan kembali terjadi mogok kerja. Dari pihak buruh kemudian muncul rasa tidak percaya kepada kontraktor, atas kejelasan gaji mereka.
Untuk mengatasi masalah tersebut, direktur perusahaan kemudian mengirim utusannya, H. Mansyur ke Kendari. Orang tersebut pun langsung bertemu dengan Harun di rumahnya. Ia kemudian memberikan pernyataan dan cek giro sebuah bank pemerintah yang jatuh tempo pada tanggal 30 Juni 2016. Cek senilai Rp 498 juta tersebut dimaksudkan sebagai sebuah jaminan.
"Setelah tiba saatnya jatuh tempo, saya dan para kepala tukang pergi ke bank yang dimaksud. Namun ternyata nilai cek tersebut kosong. Bahkan tanda tangan yang tertera tidak sama dengan tanda tangan yang sebenarnya atau tanda tangan palsu," terangnya.
Atas tindakan penipuan tersebut, Harun Cs kemudian meminta bantuan pihak DPRD dan Pemda untuk memberi solusi. "Kami sangat berharap pak bupati bisa menolong kami, khususnya dalam pembayaran upah kerja 136 buruh," tandasnya.
sumber-sultrakini.com

Post a Comment