Unknown Unknown Author
Title: 13 Meteran Listrik Hasil Curian,Di Amankan Polsek Poasia
Author: Unknown
Rating 5 of 5 Des:
Ketgam: Meteran Hasil curian/ Foto Raymond KJBCNews.com  -  Kendari - Maraknya kasus pencurian meteran listrik pra bayar, Kota kendari ...
Ketgam: Meteran Hasil curian/ Foto Raymond

KJBCNews.com - Kendari - Maraknya kasus pencurian meteran listrik pra bayar, Kota kendari Sulawesi Tenggara (Sultra).

Data Laporan Polisi (LP) pencurian meteran listrik  diwilayah hukum Polsek Poasia dari tahun 2015 sampai dengan 2016 kurang lebih ada 23 laporan pengaduan.

Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Poasia berhasil mengamankan 13 meteran listrik pra bayar yang diduga keras hasil curian, 13 meteran listrik tersebut kini diamankan di Mako Polsek Poasia.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Poasia Komisaris Polisi (Kompol) Haeruddin S sos menuturkan, memperoleh informasi dari masyarakat bahwa meteran listrik prabayar bisa diperoleh dengan mudah dan tanpa melalui daftar tunggu dari PLN. dengan adanya informasi tersebut, kemudian Kapolsek Poasia memerintahkan anggotanya untuk menyelidiki kebenaran informasi tersebut.

"Kemudian anggota menjebak pelaku, dengan berpura-pura sebagai sebagai pelanggan," ucap Haeruddin saat ditemui Di Mako Polsek Poasi, Senin (5/9).

Masih kata Haeruddin, Hari Kamis 01 September 2016 sekitar pukul 22.30 Wita, setelah dilakukan penyelidikan ditemukan tiga buah meteran listrik prabayar yang di dapat dari inisial AN (20),dan dari pengakuan AN meteran tersebut di peroleh dari  USN dengan harga Rp 3 Juta permeteran sekitar bulan April 2016. Pada saat menjual USN mengaku kepad AN bahwa meteran tersebut hasil tarik dari masyarakat dan dalam proses registrasi ulang agar dapat diaktifkan kembali, kemudian USN juga mengaku kepada AN bahwa dirinya merupakan karyawan PT PLN Cabang Kendari.

"Saat ini kami sudah berkoordinasi kepada Kepolisian Resor (Polres) Kendari dan kapolres  AKBP Sigid Haryadi SIK,  memerintakan untuk melakukan penyelidikan secara Intensif," katanya.

Lanjutnya, dalam melakukan penyelidikan anggota Polsek Poasia berhasil mengamankan dua orang remaja berinisial I dan dan MS, dari pengakuan dua remaja yang diamankan, selama ini dua remaja tersebut digunakan jasanya untuk memasang meteran listrik dirumah-rumah warga kurang lebih 10 meteran. atas perintah AD, IN, USN dan ML. Kemudian pada Hari Jumat Polsek Poasia berkordinasi dengan pihak PLN guna bersama-sama melakukan pemeriksaan dilapangan.

Ada 10 meteran yang sudah terpasang dirumah warga yang ditunjukan oleh dua pemuda tersebut. namun meteran listrik sebanyak 13 unit, setelah dilakukan pengecekkan tak satu pun meteran yang merupakan barang bukti tindak pidana yang terjadi di wilayah hukum Polsek Poasia. ke 13 meteran yang sudah di amankan, tak satu pun meteran yang merupakan barang bukti tindak pidana yang terjadi di wilayah hukum Polsek Poasia.

"Kini anggota masih mengejar pelaku utama, dengan ciri-ciri dan identitas pelaku utama sudah dikantongi oleh anggota polsek Poasia,"ujarnya

Menghimbau pada masyarakat agar tidak percaya pada oknum-oknum yang menawarkan meteran listrik dengan cara cepat dan mengaku-ngaku pegawai PLN, apalagi dengan tawaran dengan harga murah. (M4/ts/KN)

Advertisement

Post a Comment

 
Top