May May Salon Hairstylist di Mal Casablanca
"Karena kita tiga bersaudara dan bisa melakukan apa aja, dulu mulai dari cuci rambut dan zamannya belum ada handphone. Kita selalu mendidik generasi penerus dan selalu diberikan kesempatan namun tetap kita awasi," ungkap Yayang kepada VIVA.co.id saat Grand Opening May May Salon di Mall Kota Kasablanca, Jakarta Selatan, Jumat, 9 Desember 2016.
Yayang dan dua saudara perempuannya sangat murah hati dalam berbagi pengalaman dan ilmu. Belajar adalah kunci agar pebisnis salon terus bertahan.
"Jangan berhenti belajar, makna belajar itu luas. Saya selalu menekankan kalau kita berhenti belajar berarti kita pensiun," ujar Yayang.
Apalagi seiring berkembangnya waktu dan zaman, semakin banyak pebisnis salon merajalela. Tentu ciri khas harus ditonjolkan.
"Biasanya kita selalu terdepan dan apa yang baru kita punya duluan. Kunci salon itu di hairstylist, karena mereka punya ide dan kreatifitas serta selera yang beda-beda," tutur Yayang.
Tak tanggung-tanggung, omzet yang digadang-gadang hingga miliaran rupiah dikantongi untuk bisnis salon ini.
"Bersyukur saja, ya memang lumayan gede (omzetnya). Strategi pemasarannya ya sama saja yang penting mengikuti perkembangan zaman dan terus belajar," jelas Yayang.
sumber-viva.co.id
Post a Comment