Niat untuk menghibur diri diacara lalo, jusfin warga desa paku morosi bersama istrinya menjadi korban pemukulan massal sekolompok anak muda yang sedang mabuk berat. Anehnya, kasus pengeroyokan ini tanpa didasari persoalan apa-apa. 
"Sejak saya datang langsung ditendang kakiku, tapi saya tidak gubris. Nanti saat saya mau pulang baru ditahan sama boy cs yang lagi mabuk disitu mi mereka keroyok tanpa saya tau kesalahanku apa" ungkapnya.

Menurutnya, kejadian tersebut terkesan direncakan karena saat korban menuju kendaraannya dan hendak pulang, tiba-tiba sekelompok pemuda yang dikomandoi Boy, Anton, Idil (wahab), ganta (guntur) menghampirinya dan melayangkan pukulan serta tendangan, yang di ikuti teman lainnya.

"Pasti direncanakan, karena waktu saya sama istri menuju motor, Boy, anton, idil, ganta dengan teman-temanya langsung tahan kendaraan baru langsung pukul saya, bahkan istriku juga kena pukulan" cetusnya.

Idul, salah satu keluarga Korban yang saat itu berada dilokasi kejadian turut menyayangkan Hendo selaku kepala desa polua yang sedang mabuk berat ikut memprovokasi masa untuk berbuat anarkis.

"Itu kepala desa polua lagi molangu (mabuk berat), bukannya bertindak sebagai orang tua kampung. malah dia yang memprovokasi anak muda disitu untuk ikut memukul juga, padahal dia tidak tau apa persoalnnya" ungkap idul
Sementara itu, salah seorang anggota polsek sampara Bripka Ahmad, menuturkan bahwa kegiatan acara lulo yang diselenggarakan didesa polua tidak memiliki ijin keramaian. sehingga persoalan ini kepala desa harus bertanggung jawab atas kekacauan yang terjadi diwilayahnya.
"Acara lulo itu tidak punya izin keramaian, karena daerah itu rawan pemukulan. Tapi kenapa pak desa paksakan acara tererbut, kalau begitu dia harus tanggung jawab". tuturnya.

Sedangkan achsan selaku orang tua korban mengatakan tidak akan ada mediasi jalur damai dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada polsek sampara.
"Tidak akan ada atur damai, kami serahkan kasus ini sepenuhnya kepolsek sampara karena itu anakku sudah dua kali dipukul dipolua tanpa ada salah" imbuhnya
Hingga berita ini diturunkan, pihak polsek sampara baru berhasil meringkus salah seorang pelaku bernama Boy. sedangkan pelaku lainnya masih dalam proses pencarian.(TIM TS/KC)