Kesehatan jemaah haji yang baru pulang di Gunungkidul, Yogyakarta akan terus dipantau selama satu bulan ke depan. Pemeriksaan dan pemantauan akan dilakukan olehpuskesmas setempat.
“Akan kita pantau terus hingga satu bulan ke depan,” ujar Pelaksana Tugas Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Gunungkidul Mukotip, di sela penerimaan jemaah haji di Bangsal sewoko Projo, Wonosari, Kamis (14/9/2017).
Mukotip menjelaskan, pemantauan dilakukan dengan menggandeng puskesmas yang ada di seluruh kecamatan. Ia berharap, dengan kerja sama ini para jamaah memeriksakan diri ke puskesmas terdekat.
"Semua harus dipastikan berjalan lancar sehingga pemeriksaan itu tetap dibutuhkan, meski sudah kembali ke tanah air," tutur Mukotip.
Hari ini, sebanyak 257 jemaah kloter 23 SOC asal Gunungkidul telah kembali ke kampung halamannya. Mereka merupakan kloter awal jemaah haji DIY.
Rencananya, jemaah haji yang masih dirawat segera dipulangkan ke tanah air jika kondisinya sudah memungkinkan.
Bupati Gunungkidul Badingah mengucapkan selamat kepada para jemaah yang telah pulang ke kampung halaman. Ia berharap, pengalaman menjalankan ibadah selama di Tanah Suci bisa menjadi suri tauladan bagi masyarakat.
"Saya yakin masing-masing jamaah memiliki pengalaman sendiri-sendiri, tapi harapannya momen ibadah menjadikan jamaah sebagai haji yang mabrur," pungkasnya.

Post a Comment